“Manusia tidak datang kebumi bukan untuk tinggal selam-lamanya”
“Manusia datang kebumi bukan untuk tinggal selam-lamanya dan juga bukan untuk memerankan lakuon-lakon sandiwara atau untuk bersenang-senang, tetapi manusia datang kebumi untuk suatu misi pendidikan, pembelajaran dan kelak pada akhirnya akan di wisuda sebagai akhir dari pengajaran/pendidikan yaitu kiamat akbar”
Bahwa kehidupan, dilihat dari permulaan hingga akhirnya, adalah satu rangkaian pendidikan dari jaman ke jaman hingga akhirnya.
“Kehidupan adalah lembaga pendikikan, suatu tingkatan zaman ke zaman hingga akhirnya. “
Dari zaman Nabi pertama turun yaitu Nabi Adam As. hingga pada Nabi akhir zaman Muahammad saw.
Pada zaman Nabi Adam as. hingga zaman Nabi Musa A.s. sistem pengajaran belum melalui kitab, masih berupa gambar-gambar atau brosur-brosur kecil yang disebut “Surf”, ini setaraf tingkatan taman kanak-kanak yang belum mengenal tulisan. Pada zaman Nabi Musa A.s. selain menerima surf beliau juga menerima kitab yaitu “Taurat” yang berisi hukum-ukum kemasyarakatan, jaman ini setaraf dengan tingkatan sekolah dasar atau “SD”. Pada zaman Nabi Daud. A.s. menerima kitab “Zabur” yang berisi pujian-pujian terhadap Tuhan, yang berupa syair-syair lagu, jaman ini setaraf dengan tingkatan sekolah menengah pertama atau “SMP”. Dan pada zaman Nabi Isa. A.s. menerima kitab “Injil” sebagai pelengkap kitab Taurat dan Zabur, jaman ini setaraf dengan tingkatan sekolah menengah pertama atau “SMA”.dan yang terakhir Nabi Akhir Zaman yaitu Muhammad s.a.w. beliau menerima kitab Al-Qur’an sekaligus sebagai kitab penutup dan kitab terakhir diturunkan Allah swt. yang dibawa oleh malaikat Jibril A.s jaman ini setaraf dengan tingkatan “Perguruan Tinggi” dan kelak jika sudah datang batas waktunya yang ditentukan Allah. Swt. semua akan diperlihatkan catatan-catatan kehidupan. Setaraf dengan para Wisudawan-wisudawan, bagi yang memenuhi syarat.
Bs. Sutan Mangkuto

Bagus tulisannya. Berhubung untuk masuk ke perguruan tinggi itu biayanya mahal karena sebagian besar perguruan tinggi negeri sudah berbentuk BHP, sebaiknya masuk ke perguruan tinggi jarak jauh saja.
BalasHapusadhi